MERAIH KEBAHAGIAN DENGAN MENGENAL AL-HAQ DAN MENGIKUTINYA

MERAIH KEBAHAGIAN DENGAN MENGENAL AL-HAQ DAN MENGIKUTINYA

 

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

أهل السعادة هم الذين عرفوا الحق واتبعوه، وأهلَ الشقاوة هم الذين جهلوا الحق وضلوا عنه، أو علموه وخالفوه واتبعوا غيره

“(hakekat) Orang yang meraih kebahagiaan adalah mereka yang mengetahui kebenaran dan mengikutinya. Dan (hakekat) orang yang celaka adalah mereka yang jahil terhadap kebenaran dan tersesat darinya, atau mengetahui kebenaran tapi menyelisihinya dan mengikuti selain kebenaran.” (Ighotsatul Lahafan hal.25)

Oleh: Tim Warisan Salaf


Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com


Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/276




TIDAK… TAPI ALLAH AKAN MENGADZABMU KARENA MENYELISIHI SUNNAH

 

TIDAK… TAPI ALLAH AKAN MENGADZABMU KARENA MENYELISIHI SUNNAH

 

Suatu hari Said bin Al Musayyib melihat seseorang melakukan shalat dengan jumlah rakaat yang banyak sekali pada waktu-waktu terlarang, kemudian beliau melarangnya.

Orang tersebut berkata:

“Hai Abu Muhammad, apakah Allah akan mengadzabku karena shalat?”.

Said menjawab: “Tidak. Namun Allah akan mengadzabmu karena kamu (beribadah) tidak sesuai sunnah”.

Berkata Asy Syaikh Al Albani:
“Ini merupakan jawaban luar biasa dari Said bin Al Musayyib. Dan jawaban ini merupakan senjata ampuh untuk mematahkan argumen mereka yang menganggap baik banyak kebid’ahan, dan menuduh miring Ahlus Sunnah dengan menyatakan sebagai pengingkar dzikir dan shalat. Akan tetapi sebenarnya Ahlus Sunnah hanyalah mengingkari (ibadah) Ahlul Bid’ah yang tidak sesuai Sunnah.” (Irwaul Ghalil 2/236)

 

💡 انتبه بارك الله فيك

رأى سعيد بن المسيب رحمه الله رجلا يصلي في وقت النهي ركعات كثيرة فنهاه، فقال: يا أبا محمد

» يعذبني الله على الصلاة ؟!! قال : لا ولكن يعذبك على خلاف السنة .

– قال الإمام الألباني رحمه الله: وهذا من بدائع أجوبة سعيد بن المسيب، وهو سلاح قوي على المبتدعة الذين يستحسنون كثيرا من البدع ويتهمون أهل السنة بأنهم ينكرون الذكر والصلاة، وهم إنما ينكرون عليهم مخالفتهم للسنة . [ إرواء الغليل (٢٣٦\٢) ]

املؤوا الدنيا علما: يوصى بنشرها

Sumber: Channel telegram Syaikh Fawwaz al-Madkhali Hafizhahullah

Diterjemahkan Oleh: Al-Ustadz Abdul Wahid bin Faiz At-Tamimi Hafizhahullah


Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com


Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/267




BERAMAL SESUAI SUNNAH

BERAMAL SESUAI SUNNAH

 

Mathor al-Warraq rahimahullahu Ta’ala berkata,

عَمَلٌ قَلِيلٌ فِي سُنَّةٍ خَيْرٌ مِنْ عَمَلٍ كَثِيرٍ فِي بِدْعَةٍ، وَمَنْ عَمِلَ عَمَلًا فِي سُنَّةٍ قَبِلَ اللهُ مِنْهُ عَمَلَهُ، وَمَنْ عَمِلَ عَمَلًا فِي بِدْعَةٍ رَدَّ اللهُ عَلَيْهِ بِدْعَتَهُ

“Amalan yang sedikit namun sesuai sunnah lebih baik dari amalan yang banyak di atas bid’ah. Barangsiapa melakukan amalan sesuai sunnah maka Allah akan menerima amalan tersebut darinya, dan barangsiapa melakukan amalan dalam kebid’ahan maka Allah akan tolak (kembalikan) kebid’ahan tersebut kepadanya.”

Al-Imam Malik bin Dinar rahimahullah berkata tentang Mathor, “Semoga Allah merahmati Mathor. Sungguh aku benar-benar mengharapkan surga baginya.”

Lihat Hilyatul Aulia (3/75)
Oleh Tim Warisan Salaf

———–

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com


Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/260




MENYIA-NYIAKAN UMUR

MENYIA-NYIAKAN UMUR

Ibnul Jauzi Rahimahullah berkata,

مَنْ عَلِمَ أَنَّ الْعُمْرَ بِضَاعَةٌ يَسِيرَةٌ يُسَافِرُ بِهَا إِلَى الْبَقَاءِ الدَّائِمِ فِي الْجَنَّةِ لَمْ يُضَيِّعْهُ

“Barangsiapa mengetahui bahwasanya umur merupakan perbekalan yang sedikit untuk bersafar menuju tempat kekekalan abadi di surga, niscaya dia tidak akan menyia-nyiakannya .”


Sumber: Hifzhul ‘Umr (hal.58)
Oleh Tim Warisan Salaf

———————

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

———————

Link Telegram: https://telegram.me/warisansalaf/246




ILMU AGAMA JAUH LEBIH UTAMA DARIPADA MENGINFAKKAN HARTA

ILMU AGAMA JAUH LEBIH UTAMA DARIPADA MENGINFAKKAN HARTA

Al-‘Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

فالعلم أفضل بكثير من المال حتى لو تصدق الإنسان بأموال عظيمة طائلة فالعلم ونشر العلم أفضل . [ شرح رياض الصالحين ٤٣٦/٥]

“Ilmu jauh lebih banyak keutamaannya dibanding harta, walapun seseorang berinfak dengan harta yang sangat banyak, tetap saja ilmu dan penyebaran ilmu masih lebih utama.”

Sumber: Syarah Riyadhusshalihin 5/436.

Diterjemahkan oleh: Al-Ustadz Fathul Mujib Hafizhahullahu Ta’ala

———————–
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

———————–

Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/245




ORANG TUA MENJADI TELADAN BAGI KELUARGANYA

ORANG TUA MENJADI TELADAN BAGI KELUARGANYA

 

Al-Fudhail bin Iyadh (W 187H) rahimahullah berkata,

“Malik bin Dinar melihat seorang laki-laki yang jelek shalatnya. Lalu ia berkata,

«مَا ارْحَمْنِي بِعِيَالِهِ»

‘betapa kasihannya aku terhadap keluarganya.’

Maka ada yang bertanya kepadanya, “Wahai Abu Yahya (yakni Malik bin Dinar,pen), orang ini yang shalatnya jelek tapi engkau mengasihani keluarganya?”

Beliau menjawab,

«إِنَّهُ كَبِيرُهُمْ وَمِنْهُ يَتَعَلَّمُونَ»

“Sesungguhnya ia adalah pemimpin mereka dan darinyalah mereka belajar.”

 

 

Sumber: Hilyatul Auliya (2/383)
Oleh Tim Warisan Salaf
———————
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

——————–

Link Telegram: https://telegram.dog/warisansalaf/239




WASIAT IMAM MALIK KEPADA MURIDNYA YANG AKAN PERGI

 WASIAT IMAM MALIK KEPADA MURIDNYA YANG AKAN PERGI

 

Kholid bin Khidasy Rahimahullah berkata,

وَدَّعْتُ مَالِكَ بْنَ أَنَسٍ فَقُلْتُ: أَوْصِنِي يَا أَبَا عَبْدِ اللهِ قَالَ: تَقْوَى اللهِ وَطَلَبُ الْحَدِيثِ مِنْ عِنْدِ أَهْلِهِ

“Aku mengucapkan selamat tinggal kepada Malik bin Anas. Aku berkata kepadanya, ‘berilah aku wasiat, wahai Abu Abdillah”

Beliau berkata, “(hendaknya engkau) bertakwa kepada Allah dan mencari hadits dari sisi ahlinya.”

 

 

Sumber: Hilyatul Auliya (6/319)
Oleh Tim Warisan Salaf

—————————
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

—————————

Link Teleram: https://telegram.dog/warisansalaf/234




MENYEMANGATI ANAK UNTUK MENUNTUT ILMU DAN MENCATAT PELAJARAN 2

MENYEMANGATI ANAK

UNTUK MENUNTUT ILMU DAN MENCATAT PELAJARAN 2

Az-Zubair bin Bakkar rahimahullah (256H) berkata,

“Bapakku menulis surat kepadaku, ia berkata, ‘wahai anakku, wajib atasmu (menuntut) ilmu. Karena sesungguhnya, demi Allah ilmu itu lebih baik bagimu daripada warisan bapakmu.” (Al-Madkhal Ila As-Sunanil Kubro no.399)

 

Dari Tsumamah bin Abdillah bin Anas, ia berkata,

“Bahwasanya Anas Radhiallahu ‘anhu dahulu berpesan kepada anak-anaknya, ‘wahai anakku, ikatlah ilmu dengan catatan.” (HR. Abu Khaitsamah dalam Al-Ilmu no.120)

Oleh Tim Warisan Salaf

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

 

Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/233




MENYEMANGATI ANAK UNTUK MENUNTUT ILMU DAN MENCATAT PELAJARAN 1

MENYEMANGATI ANAK

UNTUK MENUNTUT ILMU DAN MENCATAT PELAJARAN 1

Mu’tamir bin Sulaiman (187 H) rahimahullah berkata,

كتب إلي أبي، وأنا بالكوفة: «يا بني اشتر الورق واكتب الحديث؛ فإن العلم يبقى والدنانير تذهب

“Bapakku (yakni Sulamain bin Tharkhan,pen) menulis surat kepadaku ketika aku di Kufah, ‘wahai anakku, belilah kertas dan catatlah hadits. Karena sesungguhnya ilmu akan tetap ada sementara dinar-dinar akan hilang.” (Jami’u Bayanil Ilmi wa Fadhlihi no.292)

Oleh Tim Warisan Salaf

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/232




ULAMA SALAF DAN MEMBACA AL-QUR’AN

ULAMA SALAF DAN MEMBACA AL-QUR’AN

 

Husein Al-‘Anqazi Rahimahullah berkata,

لَمَّا نَزَلَ بِابْنِ إِدْرِيْسَ المَوْتُ، بَكَتْ بِنْتُهُ. فَقَالَ: لاَ تَبْكِي يَا بُنَيَّة، فَقَدْ خَتَمْتُ القُرْآنَ فِي هَذَا البَيْتِ أَرْبَعَةَ آلاَفِ ختمة.

“Tatkala Abdullah bin Idris akan meninggal, putrinya pun menangis. Maka ia berkata kepadanya, ‘Janganlah engkau menangis, wahai puteriku. Karena sungguh aku telah mengkhatamkan Al-Qur’an di rumah ini sebanyak empat ribu kali.”

 

  • Abdullah bin Idris bin Yazid adalah seorang imam, al-hafizh, al-muqri’, panutan, dan syaikhul Islam.
    Beliau merupakan guru dari Abdullah bin Mubarak, Imam Ahmad, Yahya bin Ma’in, dan selain mereka.

 

Sumber:  Siyar A’lam An-Nubala (7/499)
Oleh: Tim Warisan Salaf
………………………
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

………………………

Link Telegram: https://t.me/warisansalaf/230