image_pdfimage_print

PELAJARAN TAUHID : Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 5)

 

Penulis berkata,

الثانية: العمل به.
الثالثة: الدعوة إليه.
الرابعة: الصبر على الأذى فيه.

Kedua: Mengamalkan ilmu.
Ketiga: Mendakwahkannya.
Keempat: Bersabar atas gangguan di dalamnya.

====================

PENJELASAN:

[ Kedua: MENGAMALKANNYA ]
yaitu wajib mengamalkan ilmu yang telah didapat. Hal ini disebabkan:

  • Ilmu tidaklah dicari melainkan untuk diamalkan.
  • Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela orang-orang yahudi yang tidak mengamalkan ilmu yang mereka miliki.
  • Terdapat ancaman yang besar bagi orang yang tidak mengamalkan ilmunya

Orang yang berilmu akan tetapi tidak mengamalkannya diibaratkan seperti pohon yang tidak berbuah, yakni keberadaannya tidak bermanfaat bagi orang disekitarnya.

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Kami tidaklah melewati 10 ayat dari lisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sampai kami belajar maknanya dan mengamalkannya. Kami mempelajari ilmu dan mengamalkannya.”

Dan Orang yang tidak mengamalkan ilmunya akan mendapat ancaman yang serius. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menceritakan perihal seorang yang disiksa di dalam neraka dalam keadaan ususnya terburai. Dia berputar-putar seperti berputarnya seekor keledai di penggilingan gandum. Maka penduduk neraka keheranan melihat tingkah orang tersebut. Mengapa dia mendapat siksa seperti itu padahal ketika di dunia dia merupakan seseorang yang berilmu, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.

Maka penduduk neraka pun menanyai orang tersebut. Lantas ia menjawab, “Aku dahulu memerintahkan kalian dari yang ma’ruf tapi aku tidak melakukannya, dan aku melarang kalian dari kemunkaran tapi justru aku melakukannya.”

—————

[ Ketiga: MENDAKWAHKANNYA]

Apabila seseorang telah berilmu dan mengamalkannya, maka kewajiban berikutnya adalah mendakwahkan ilmu tersebut kepada orang lain.

Berdakwah bisa dengan ucapan, perbuatan, atau tulisan.
Seseorang yang melakukan perbuatan baik kemudian diikuti oleh orang lain maka itu disebut dakwah.

Adab banyak keutamaan yang akan didapat oleh orang yang berdakwah, di antaranya ialah:

  • Menunjuki seseorang kepada kebaikan kemudian diamalkan oleh orang yang didakwahi maka akan menjadi amal jariyah yang tidak terputus pahalanya.
  • Menunjuki satu orang lebih baik dari mendapatkan onta merah yang merupakan barang mewah bangsa Arab di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
  • Tidak ada ucapan yang lebih indah daripada orang yang berdakwah di jalan Allah.

Berdakwah harus dilakukan dengan cara yang hikmah dan nasehat yang baik.

Hikmah dalam berdakwah adalah seperti hikmahnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ketika berdakwah kepada para shahabat, terkadang dengan bahasa yang lembut, dan terkadang menaikkan suara ketika dibutuhkan.
Wallahu ‘alam…

Ikuti Terus Pelajaran Tsalatsatul Ushul setiap hari Senin dan Kamis

=================
Sumber Panduan:
Syarah Syaikh Ubaid
Syarah Syaikh Shalih Alu Syaikh
=================

Dirangkum Oleh: Abu Rufaidah Abdurrahman

=================

Pelajaran ini diterbitkan oleh Channel telegram warisan salaf

https://telegram.me/warisansalaf/150