image_pdfimage_print

Sebuah pertanyaan diajukan kepada Syaikh Shalih Al-Fauzan Hafizhahullahu Ta’ala, “Disebutkan dalam beberapa kitab sejarah tak terkecuali kitab “Seribu Satu Malam” bahwa Kholifatul Muslimin Harun Ar-Rasyid tidak dikenal kecuali seorang yang lalai dan peminum khamr, apakah cerita ini benar?

Beliau menjawab, “Itu adalah kedustaan, kebohongan, dan pemalsuan terhadap sejarah islam. Sedangkan kitab Seribu Satu Malam adalah kitab yang rendah, tidak boleh dijadikan rujukan dan tidak pantas bagi seorang muslim untuk menyia-nyiakan waktunya hanya untuk membacanya.

Harun Ar-Rasyid adalah seorang yang dikenal dengan keshalehan, istiqomah (teguh menjalankan dien), kesungguhan, dan kebijakannya kepada rakyatnya. Dia (membagi waktunya untuk) berhaji setahun dan berjihad setahun.

Kedustaan yang tertulis dalam kitab tersebut jangan digubris. Dan tidak pantas bagi seorang muslim untuk membaca kitab-kitab kecuali yang mengandung faidah, seperti kitab-kitab sejarah yang dipercaya, kitab tafsir, kitab hadits, kitab fiqih, dan kitab ‘aqidah yang dengannya seseorang bisa mengenal agamanya.

Adapun kitab-kitab yang rendah (seperti diatas) tidak pantas bagi seorang muslim apalagi penuntut ilmu menghabiskan waktunya untuk hal itu.”

 

[ Diterjemahkan dari Al-Muntaqo min Fatawa Al-Fauzan jilid 2 hal.47, fatwa no.275 ]